Pelajaran 1

This is the excerpt for your very first post.

Advertisements

Hidayah

"Cerita ini bukan untuk menghina atau menyindir atau menjelekkan produk atau perusahaan tertentu. Tetapi cerita ini murni untuk motivasi dan inspirasi mengajak kepada kebaikan, mengajak untuk mejauhi riba." Siang itu di Yogyakarta, aku dan teman pergi menuju tempat tes PLN. Pada waktu itu adalah tes tahap ke-2, yaitu TAP, tes adapatif PLN. Bukan soal TAP … Continue reading Hidayah

Aku dan Kamu

Aku adalah ketiadaan yang tak dirindukan Kamu adalah keinginan yang tak terelakkan Aku adalah dingin yang terbiasa Kamu adalah hawa yang biasa mendinginkan Aku adalah merah yang marah Kamu adalah merah yang ramah Aku adalah rusak Kamu adalah rusuk Aku adalah hina Kamu adalah hana Aku adalah lambat Kamu adalah lembut Aku adalah jurang Kamu … Continue reading Aku dan Kamu

Masih Sempat

Sempat hilang Di balik isi kening yang menempel pada meja karena kabar tetiba Sempat gila Di balik kata-kata terakhirmu aku meraba Sempat diam Mata kosong berisyarat pada imaji yang tak di sana Sempat salah Mengharapkanmu melihatku menulis di balik kaca jendela Sempat berharap Menghadiri pesta pernikahanmu membuat hati lebih kuat dan dewasa   29/05/2016

Nafsu

Manusia punya nafsu Setan menanam benih pada nafsu Di luar ramadan Pada bulan ramadan setan terbelenggu Tinggallah nafsu Nafsu merajalela dalam diri manusia Bila diri ada masalah pada bulan ramadan Nafsulah menjadi raja Manusia punya nafsu Dan setan telah merawatnya 07/07/2015

Hujan Kepada Matahari

Terima kasihku untukmu yang sampai hingga kini masih menungguku. Terima kasihku untukmu yang sampai hingga kini masih merindukanku. Merindukan kesejukan yang akan aku berikan seutuhnya. Menantikan kehangatan yang akan terjadi, yang akan muncul ketika kita bersatu. Ketika matahari dan hujan beradu. Aku tak menyangka dengan sabarnya kamu menungguku. Akan tetapi aku tidak pernah memikirkan kamu. … Continue reading Hujan Kepada Matahari

Matahari Kepada Hujan

Tanpamu, usahaku sia-sia. Aku yang membawa ketegasan, kamu yang membawa kesejukan. Tanpamu, aku hanya akan jadi cemoohan. Meski kering itu jemuran, tapi orang-orang beralasan kepanasan. Mereka kehausan. Tanpamu, aku bukan apa-apa. Meski kita berbeda, tapi kita saling melengkapi. Bila kita saling melengkapi, sesuatu yang lebih indah akan datang. Pelangi. Meski awalnya kelabu, tapi akan kembali … Continue reading Matahari Kepada Hujan